Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu, Kaca Kendaraan Pecah
1 min read

Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu, Kaca Kendaraan Pecah

Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu, Kaca Kendaraan Pecah
Ilustrasi. Foto: Mobil Putri Indonesia Pariwisata Dilempar Batu, Kaca Kendaraan Pecah

Mobil yang ditumpangi Putri Indonesia Pariwisata 2026 menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal saat melintas di kawasan Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Insiden tersebut mengakibatkan kaca kendaraan pecah, namun korban dipastikan selamat dan tidak mengalami luka. Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pelemparan.

Peristiwa itu terjadi ketika rombongan tengah melakukan perjalanan usai menghadiri rangkaian kegiatan di wilayah Mimika. Tiba-tiba sebuah batu menghantam bagian kaca mobil hingga pecah. Sopir kemudian menghentikan kendaraan di lokasi yang dinilai aman sebelum peristiwa tersebut dilaporkan kepada aparat kepolisian. Hingga kini, polisi masih mendalami motif pelaku karena belum ditemukan indikasi bahwa korban menjadi target khusus dalam kejadian tersebut.

Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari korban, pengemudi, dan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Petugas juga menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas maupun informasi lain yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku. Selain itu, patroli di kawasan tempat kejadian diperkuat guna mengantisipasi insiden serupa.

Pihak penyelenggara kegiatan memastikan kondisi Putri Indonesia Pariwisata tetap baik setelah kejadian tersebut. Seluruh agenda yang telah dijadwalkan akan dievaluasi dengan mempertimbangkan aspek keamanan. Aparat juga berkoordinasi dengan panitia untuk meningkatkan pengamanan terhadap seluruh peserta selama berada di Papua Tengah.

Kasus pelemparan kendaraan masih dalam proses penyelidikan. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai pelaku segera melapor agar proses pengungkapan dapat berjalan lebih cepat. Aparat menegaskan akan menindak tegas setiap tindakan yang mengganggu keamanan masyarakat maupun tamu yang sedang menjalankan kegiatan di daerah tersebut.