Cadangan Devisa Negara Tembus Angka US$146,5 Miliar 

devisa
devisa
Ilustrasi. Foto: Cadangan Devisa Negara Tembus Angka US$146,5 Miliar 

JAKARTA, INFO TERKINI JAKARTA – Kabar menggembirakan kembali menghiasi sektor makroekonomi tanah air di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Bank Indonesia mengumumkan secara resmi bahwa posisi cadangan devisa Republik Indonesia mencatatkan tren kenaikan signifikan dan bertengger di level US$146,5 miliar pada akhir Agustus 2026 pada Senin (7/9/2026) sore.

Penguatan posisi cadangan devisa ini mencerminkan kokohnya ketahanan sektor eksternal serta stabilitas sistem keuangan nasional di tengah gejolak pasar internasional.

Penguatan Ketahanan Eksternal dan Stabilitas Rupiah

Dalam laporan resminya, otoritas moneter menjelaskan bahwa lonjakan cadangan devisa tersebut didukung oleh penerimaan pajak dan jasa, hasil ekspor komoditas unggulan nasional, serta penyesuaian kebijakan pengelolaan likuiditas valuta asing yang Pruden. Posisi cadangan devisa saat ini dinilai sangat memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Kecukupan cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan beberapa bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional.

Stabilitas fiskal dan moneter yang terjaga dengan baik menjadi fondasi utama penarikan minat investor asing ke pasar domestik.

“Cadangan devisa Republik Indonesia naik menjadi US$146,5 miliar per Agustus 2026, memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” tulis laporan media ekonomi, Senin (7/9/2026).

Optimisme Pasar Keuangan dan Prospek Ekonomi Makro

Peningkatan cadangan devisa ini langsung direspons secara positif oleh para pengamat ekonomi dan pelaku pasar modal. Ketersediaan bantalan devisa yang kuat memberikan rasa aman bagi para investor terhadap kemampuan negara dalam menghadapi potensi guncangan ekonomi global di masa mendatang.

Pemerintah bersama bank sentral berkomitmen untuk terus menjaga kesinambungan kebijakan makroprudensial demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kemandirian ekonomi adalah benteng pertahanan terbaik di kancah global.

Stabilitas moneter adalah kunci kesejahteraan bangsa.

Penutup

Kenaikan cadangan devisa Indonesia menjadi US$146,5 miliar pada Agustus 2026 yang dirilis 7 September 2026 menegaskan ketangguhan fundamental ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.