Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 920, Lebih dari 50 Ribu Orang Masih Hilang

Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Jumat (26/6) waktu setempat, pemerintah melaporkan sedikitnya 920 orang meninggal dunia, sementara lebih dari 50 ribu warga masih dinyatakan hilang. Tim penyelamat dari berbagai negara terus dikerahkan untuk mencari korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan di sejumlah wilayah terdampak.
Bencana ini dipicu oleh dua gempa kuat yang terjadi hanya dalam selang beberapa detik pada Rabu malam. Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 disusul gempa magnitudo 7,5 menghantam wilayah utara Venezuela, menyebabkan kerusakan luas di Caracas, La Guaira, dan sejumlah kota lain. Peristiwa tersebut menjadi salah satu gempa paling mematikan yang pernah dialami negara itu dalam lebih dari satu abad terakhir.
Pemerintah sementara Venezuela menyebut lebih dari 3.300 orang mengalami luka-luka akibat runtuhnya gedung, rumah, dan infrastruktur publik. Selain itu, ratusan korban diperkirakan masih terjebak di bawah puing bangunan sehingga operasi pencarian menjadi prioritas utama. Namun proses evakuasi menghadapi berbagai kendala, mulai dari minimnya alat berat, akses jalan yang rusak, hingga terbatasnya pasokan listrik di sejumlah lokasi terdampak.
Di kawasan La Guaira yang menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah, warga bersama relawan masih melakukan pencarian secara manual menggunakan peralatan sederhana. Banyak keluarga bertahan di sekitar reruntuhan dengan harapan anggota keluarganya masih dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Kondisi tersebut memicu kritik terhadap lambatnya distribusi bantuan pada hari-hari awal pascabencana.
Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Meksiko, Kolombia, Swiss, Brasil, dan beberapa negara Eropa telah mengirimkan tim penyelamat, tenaga medis, serta bantuan kemanusiaan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga ikut mengoordinasikan dukungan internasional guna mempercepat operasi pencarian dan pemulihan. Tim SAR menggunakan drone, sensor panas, serta anjing pelacak untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hidup.
Gempa susulan masih terus terjadi dan membuat masyarakat belum berani kembali ke rumah masing-masing. Ribuan warga kini mengungsi di lokasi darurat yang disiapkan pemerintah maupun organisasi kemanusiaan. Para ahli memperingatkan jumlah korban masih berpotensi bertambah karena banyak daerah belum sepenuhnya dapat dijangkau tim penyelamat. Fokus utama saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang, memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, serta memulihkan layanan dasar bagi jutaan warga yang terdampak bencana terbesar di Venezuela dalam beberapa dekade terakhir.
