Waka Komisi IX Dukung Refocusing MBG, Penyaluran Dinilai Harus Lebih Tepat Sasaran
2 mins read

Waka Komisi IX Dukung Refocusing MBG, Penyaluran Dinilai Harus Lebih Tepat Sasaran

Ilustrasi. Foto: Waka Komisi IX Dukung Refocusing MBG, Penyaluran Dinilai Harus Lebih Tepat Sasaran

Wakil Ketua Komisi IX DPR mendukung langkah pemerintah untuk melakukan penyesuaian atau refocusing Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya lebih tepat sasaran. Menurutnya, tidak seluruh anak di Indonesia harus menerima bantuan yang sama apabila kondisi ekonomi keluarganya dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.

Pandangan tersebut muncul di tengah evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan MBG yang membutuhkan anggaran besar dan cakupan penerima yang sangat luas. DPR menilai efektivitas program akan lebih optimal apabila prioritas diberikan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan dukungan negara.

Menurut Waka Komisi IX, tujuan utama program bukan sekadar memperluas jumlah penerima, melainkan memastikan persoalan gizi dan stunting dapat ditangani secara efektif. Karena itu, mekanisme penyaluran perlu mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi penerima agar anggaran dapat digunakan secara efisien.

Program MBG selama ini menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain menyasar pelajar, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung perbaikan gizi anak-anak dan kelompok rentan lainnya.

Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai refocusing bukan berarti mengurangi komitmen pemerintah terhadap program tersebut. Sebaliknya, penyesuaian dianggap sebagai langkah untuk memastikan dana negara memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan.

DPR menegaskan evaluasi terhadap program sosial merupakan hal yang wajar dilakukan, terutama ketika cakupan program terus berkembang. Dengan pendekatan yang lebih terarah, manfaat MBG diharapkan dapat dirasakan secara maksimal tanpa membebani keuangan negara secara berlebihan.

Pemerintah sendiri masih terus menyempurnakan skema implementasi MBG agar pelaksanaannya lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.