Risiko Kanker Serviks Meningkat Saat Menopause, Dr. Boyke Ingatkan Pentingnya Vaksin HPV

JAKARTA – Dokter dan pakar kesehatan reproduksi, Dr. Boyke Dian Nugraha, mengingatkan perempuan untuk lebih waspada terhadap risiko kanker serviks yang dapat meningkat seiring bertambahnya usia, terutama saat memasuki masa menopause. Menurutnya, pencegahan sejak dini tetap menjadi langkah terbaik untuk mengurangi risiko penyakit tersebut.
Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang perempuan. Penyakit ini umumnya berkaitan dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV), virus yang dapat menular melalui berbagai kontak dan berkembang dalam waktu yang sangat panjang sebelum menimbulkan gejala.
Dr. Boyke menjelaskan bahwa memasuki masa menopause bukan berarti seorang perempuan terbebas dari risiko kanker serviks. Justru pada usia yang lebih matang, penting untuk tetap melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mendeteksi kemungkinan gangguan sejak dini.
Salah satu langkah pencegahan yang terus disarankan adalah vaksinasi HPV. Vaksin tersebut berfungsi membantu melindungi tubuh dari beberapa jenis virus HPV yang diketahui memiliki hubungan erat dengan munculnya kanker serviks.
Menurut para ahli kesehatan, vaksin HPV memberikan manfaat paling optimal jika diberikan sebelum seseorang terpapar virus. Namun dalam kondisi tertentu, vaksinasi tetap dapat memberikan manfaat bagi kelompok usia dewasa sesuai rekomendasi tenaga medis.
Selain vaksinasi, pemeriksaan rutin seperti pap smear dan tes HPV juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan. Melalui deteksi dini, perubahan sel yang berpotensi berkembang menjadi kanker dapat diketahui lebih cepat sehingga peluang penanganan menjadi lebih baik.
Pengamat kesehatan masyarakat menilai kesadaran masyarakat terhadap kanker serviks masih perlu terus ditingkatkan. Banyak kasus ditemukan pada stadium lanjut karena penderita tidak menyadari adanya gejala atau tidak melakukan pemeriksaan secara berkala.
Masa menopause sering disertai berbagai perubahan hormonal yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan perempuan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan rutin menjadi semakin penting untuk menjaga kualitas hidup pada usia lanjut.
Dr. Boyke juga mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit. Konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, serta menghindari kebiasaan yang berisiko dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum.
Pemerintah dan berbagai organisasi kesehatan selama ini aktif melakukan kampanye mengenai pentingnya vaksinasi HPV dan deteksi dini kanker serviks. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan yang tersedia.
Pakar onkologi menyebut bahwa tingkat kesembuhan kanker serviks dapat meningkat apabila penyakit terdeteksi pada tahap awal. Karena itu, perempuan dianjurkan untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan meskipun merasa tidak memiliki keluhan.
Keluarga juga memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan perempuan, termasuk mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin dan menjaga pola hidup sehat. Dukungan lingkungan sekitar dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan penyakit.
Dengan meningkatnya pemahaman mengenai risiko kanker serviks, diharapkan semakin banyak perempuan yang melakukan langkah pencegahan sejak dini. Dr. Boyke menegaskan bahwa vaksin HPV, pemeriksaan berkala, dan gaya hidup sehat merupakan kombinasi penting untuk menjaga kesehatan reproduksi hingga usia lanjut.
