Marinir Latih Ribuan Pengelola Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih, Fokus Bangun Disiplin dan Kepemimpinan
2 mins read

Marinir Latih Ribuan Pengelola Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih, Fokus Bangun Disiplin dan Kepemimpinan

Marinir Latih Ribuan Pengelola Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih, Fokus Bangun Disiplin dan Kepemimpinan
Ilustrasi. Foto: Marinir Latih Ribuan Pengelola Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih, Fokus Bangun Disiplin dan Kepemimpinan

Korps Marinir TNI Angkatan Laut mulai melaksanakan pelatihan dasar kemiliteran bagi calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola jaringan koperasi dan kampung nelayan yang tengah dikembangkan di berbagai daerah.

Pelatihan ini ditujukan untuk membekali para peserta dengan kemampuan dasar yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga kepemimpinan, kerja sama tim, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Pemerintah menilai nilai-nilai tersebut diperlukan agar pengelola mampu menjalankan program ekonomi kerakyatan secara profesional dan berkelanjutan.

Program pelatihan melibatkan puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Pertahanan, sebanyak 30 ribu calon pengelola KDMP dan 5.476 calon pengelola KNMP mengikuti rangkaian latihan dasar kemiliteran yang digelar di berbagai satuan pendidikan TNI. Pelatihan berlangsung di 67 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Tanah Air.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan kapasitas pengelola sebelum mereka menjalankan tugas di lapangan. Selain menerima materi dasar kemiliteran, peserta juga akan memperoleh pembekalan terkait manajemen organisasi dan kompetensi teknis yang relevan dengan pengelolaan koperasi maupun kawasan ekonomi berbasis nelayan.

Kementerian Pertahanan menjelaskan bahwa pelatihan dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan yang kuat, meningkatkan integritas, serta memperkuat kemampuan bekerja dalam tim. Nilai-nilai tersebut dianggap penting karena para peserta nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat dalam menjalankan berbagai program ekonomi di tingkat desa maupun kawasan pesisir.

Secara keseluruhan, peserta akan mengikuti pelatihan selama 45 hari. Tahapan awal difokuskan pada pembinaan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan, sementara tahap berikutnya diarahkan pada peningkatan kemampuan manajerial dan penguasaan tugas operasional sesuai bidang masing-masing.

Program KDMP dan KNMP sendiri menjadi salah satu agenda pemerintah untuk memperkuat perekonomian desa dan masyarakat pesisir melalui pengelolaan koperasi yang lebih modern. Sebelumnya, minat masyarakat terhadap rekrutmen pengelola program ini sangat tinggi, dengan jumlah pelamar mencapai ratusan ribu orang dari berbagai daerah.

Melalui pelatihan yang melibatkan Korps Marinir dan satuan TNI lainnya, pemerintah berharap para pengelola yang nantinya ditempatkan di koperasi desa maupun kampung nelayan memiliki kapasitas kepemimpinan yang memadai. Dengan demikian, program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah.