Viral Lansia Kesulitan Gunakan JPO Lenteng Agung, Pemprov Ungkap Lift Rusak Akibat Vandalisme
1 min read

Viral Lansia Kesulitan Gunakan JPO Lenteng Agung, Pemprov Ungkap Lift Rusak Akibat Vandalisme

Ilustrasi. Foto: Lansia Kesulitan Gunakan JPO Lenteng Agung, Pemprov Ungkap Lift Rusak Akibat Vandalisme

Video yang memperlihatkan seorang lansia kesulitan menaiki tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tapal Kuda Lenteng Agung, Jakarta Selatan, menjadi sorotan di media sosial. Setelah video tersebut viral, terungkap bahwa fasilitas lift yang seharusnya membantu kelompok rentan tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan akibat ulah orang tak dikenal. 

Kondisi tersebut memicu kritik dari masyarakat karena JPO Lenteng Agung merupakan salah satu fasilitas yang dirancang untuk mendukung mobilitas lansia, penyandang disabilitas, dan pengguna dengan kebutuhan khusus. Ketika lift tidak berfungsi, pengguna terpaksa mengandalkan tangga yang cukup panjang untuk menyeberang jalan. 

Sebelumnya, lift di JPO tersebut sempat beroperasi kembali setelah mengalami gangguan teknis. Namun dalam perkembangannya, fasilitas itu kembali mengalami kerusakan yang diduga berkaitan dengan tindakan vandalisme terhadap sejumlah komponen pendukung. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui instansi terkait telah melakukan pemeriksaan dan proses perbaikan terhadap fasilitas tersebut. Beberapa komponen yang mengalami kerusakan disebut membutuhkan penggantian sehingga operasional lift tidak dapat langsung dipulihkan. 

Keberadaan lift di JPO Lenteng Agung selama ini menjadi perhatian karena lokasi tersebut memiliki lalu lintas kendaraan yang padat dan sering digunakan warga untuk mengakses area sekitar stasiun. Karena itu, keberfungsian fasilitas aksesibilitas dinilai penting untuk menjamin keselamatan pengguna jalan. 

Peristiwa viral ini kembali memunculkan diskusi mengenai perlindungan fasilitas publik dari aksi vandalisme. Selain membutuhkan perbaikan fisik, sejumlah pihak menilai pengawasan dan penegakan hukum perlu diperkuat agar sarana umum yang dibangun menggunakan anggaran negara dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.