Hotman Paris dan Ketum PWI Bertemu, Difasilitasi Dasco
2 mins read

Hotman Paris dan Ketum PWI Bertemu, Difasilitasi Dasco

Ilustrasi. Foto: Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketum PWI Akhmad Munir, Bahas Silaturahmi dan Persatuan

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir terlihat bertemu dengan pengacara Hotman Paris Hutapea dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan ini difasilitasi oleh Dasco sebagai ajang silaturami dan permohonan maaf secara langsung oleh Hotman Paris menyusul laporan PWI atas ucapan Hotman yang dianggap merendahkan profesi wartawan. 

Dasco Fasilitasi Pertemuan Hotman dan Ketum PWI

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi pertemuan antara advokat Hotman Paris Hutapea dan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir. Pertemuan tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi setelah polemik yang muncul akibat pernyataan Hotman kepada wartawan saat konferensi pers beberapa waktu lalu.

Momen pertemuan diunggah Dasco melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan itu terlihat Dasco duduk bersama Hotman Paris dan Akhmad Munir, sementara kedua tokoh tersebut berjabat tangan sebagai simbol rekonsiliasi. Dasco menyertai unggahan tersebut dengan pesan mengenai pentingnya persatuan.

PWI Sebut Hotman Sudah Menyampaikan Permintaan Maaf

Ketua Umum PWI Akhmad Munir menjelaskan pertemuan tersebut difasilitasi oleh tim Dasco untuk mempertemukan kedua belah pihak. Menurutnya, Hotman Paris telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas ucapannya yang sebelumnya memicu keberatan dari kalangan insan pers.

Akhmad mengatakan PWI sejak awal telah memaafkan permintaan maaf tersebut. Ia juga menyebut Hotman berkomitmen tidak akan mengulangi tindakan atau ucapan serupa yang dapat menyinggung profesi wartawan.

Berawal dari Polemik Pernyataan kepada Wartawan

Polemik bermula setelah Hotman Paris melontarkan pernyataan yang dinilai merendahkan wartawan saat memberikan keterangan kepada media terkait perkara hukum yang sedang ditanganinya. Ucapan tersebut menuai kritik dari berbagai organisasi pers, termasuk PWI.

PWI menilai wartawan menjalankan tugas jurnalistik yang dilindungi undang-undang sehingga setiap narasumber diharapkan tetap menghormati profesi pers dalam menyampaikan tanggapan kepada media. Organisasi tersebut kemudian meminta Hotman memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik.

Pertemuan Diharapkan Akhiri Polemik

Dengan adanya pertemuan tersebut, kedua pihak diharapkan dapat mengakhiri polemik yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Akhmad Munir menegaskan hubungan baik antara advokat dan wartawan penting dijaga karena keduanya memiliki peran strategis dalam mendukung penegakan hukum dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Dasco menekankan nilai persatuan melalui pertemuan tersebut. Silaturahmi antara Hotman Paris dan PWI diharapkan menjadi langkah untuk memperbaiki komunikasi serta menjaga hubungan yang harmonis antara profesi advokat dan insan pers.