Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Aparat Selidiki Dugaan Aksi Kelompok Bersenjata
2 mins read

Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Aparat Selidiki Dugaan Aksi Kelompok Bersenjata

Ilustrasi. Foto: Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Aparat Selidiki Dugaan Aksi Kelompok Bersenjata

Sebuah pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY dilaporkan terbakar di Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026). Aparat keamanan masih menyelidiki penyebab insiden tersebut, termasuk dugaan keterlibatan kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Bandara Ipdeheik, Distrik Sobaham, Yahukimo, salah satu kawasan pedalaman Papua yang memiliki akses transportasi sangat terbatas. Pesawat AMA selama ini berperan melayani penerbangan perintis untuk mengangkut logistik, kebutuhan pokok, serta mobilitas masyarakat di daerah pegunungan yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Insiden pembakaran dikhawatirkan dapat mengganggu distribusi barang dan pelayanan transportasi udara di wilayah tersebut.

Satgas Operasi Damai Cartenz membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun hingga kini aparat masih mengumpulkan informasi dari lokasi karena kondisi geografis yang terpencil menyulitkan proses verifikasi. Petugas belum dapat memastikan secara rinci kondisi pesawat, kerusakan yang ditimbulkan, maupun situasi awak pesawat saat peristiwa berlangsung.

Menurut aparat, lokasi kejadian berada di kawasan pegunungan dengan akses komunikasi yang terbatas sehingga proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan wilayah lain. Tim keamanan bersama unsur terkait terus berupaya mencapai lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta memastikan kronologi peristiwa secara menyeluruh.

Dugaan sementara mengarah pada aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB), meski kepolisian menegaskan belum menyimpulkan pelaku sebelum penyelidikan selesai. Aparat masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk motif di balik pembakaran pesawat yang menjadi salah satu sarana transportasi vital bagi masyarakat pedalaman Papua.

Gangguan terhadap penerbangan perintis di Papua memiliki dampak besar karena sebagian besar wilayah pegunungan bergantung pada transportasi udara untuk mengirim bahan makanan, obat-obatan, bahan bangunan, hingga kebutuhan pelayanan publik. Kerusakan pesawat maupun terganggunya operasional penerbangan dapat memengaruhi aktivitas masyarakat di sejumlah distrik yang belum memiliki akses jalan memadai.

Hingga Kamis siang, aparat keamanan masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dan belum mengumumkan adanya penangkapan maupun penetapan tersangka. Pemerintah bersama aparat penegak hukum memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta memastikan keamanan jalur penerbangan perintis di Papua tetap terjaga. Selain itu, evaluasi terhadap pengamanan bandara dan lapangan terbang di wilayah rawan juga akan dilakukan guna mencegah insiden serupa kembali terjadi.