Persoalan Sampah, Legislator Minta Jangan Tunggu PSEL Rampung
1 min read

Persoalan Sampah, Legislator Minta Jangan Tunggu PSEL Rampung

Persoalan Sampah, Legislator Minta Jangan Tunggu PSEL Rampung - InfoTerkiniJakarta.com

Persoalan sampah kembali menjadi sorotan setelah sejumlah legislator meminta pemerintah tidak menunggu proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) rampung untuk menangani krisis sampah di berbagai daerah.

Menurut para legislator, persoalan sampah membutuhkan langkah cepat dan solusi jangka pendek agar tidak terus menumpuk serta menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Pengamat lingkungan menilai pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) memang penting sebagai solusi jangka panjang, namun pemerintah tetap perlu memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.

Beberapa langkah yang dinilai dapat dilakukan antara lain peningkatan pemilahan sampah rumah tangga, penguatan bank sampah, optimalisasi tempat pengolahan sementara, hingga edukasi masyarakat terkait pengurangan sampah.

Selain itu, pengangkutan dan pengelolaan sampah di tingkat daerah juga disebut perlu diperbaiki agar tidak hanya bergantung pada tempat pembuangan akhir.

Pengamat perkotaan menilai persoalan sampah di kota besar semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah penduduk dan konsumsi masyarakat.

Jika tidak ditangani dengan cepat, penumpukan sampah berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan, banjir, hingga gangguan kesehatan masyarakat.

Pemerintah sendiri terus mendorong pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern termasuk PSEL untuk mengurangi ketergantungan pada sistem landfill atau penimbunan sampah.

Namun proses pembangunan proyek tersebut membutuhkan waktu panjang mulai dari perencanaan, pembiayaan, hingga pembangunan infrastruktur.

Karena itu, legislator meminta pemerintah daerah tetap fokus menjalankan solusi konkret yang bisa langsung dirasakan masyarakat sambil menunggu proyek PSEL selesai dibangun.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.