Mendikdasmen Sebut Riset UI Buktikan Program MBG Berdampak Positif bagi Siswa

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan. Pernyataan itu didasarkan pada sejumlah penelitian, termasuk kajian dari Universitas Indonesia dan lembaga lainnya yang mengevaluasi dampak program tersebut terhadap peserta didik.
Menurut Mu’ti, hasil penelitian menunjukkan MBG berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar, tingkat kehadiran siswa di sekolah, hingga capaian akademik. Temuan tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah untuk terus melanjutkan program yang menjadi prioritas nasional tersebut.
Selain aspek akademik, pemerintah juga mengaitkan MBG dengan penguatan pendidikan karakter. Program tersebut disebut menjadi bagian dari gerakan pembentukan kebiasaan hidup sehat yang saat ini didorong Kemendikdasmen di lingkungan sekolah.
Data pemerintah menunjukkan cakupan penerima manfaat MBG terus meningkat. Hingga awal Juni 2026, lebih dari 80 persen peserta didik telah memperoleh manfaat program tersebut. Dari total sekitar 53 juta siswa di Indonesia, sekitar 43 juta anak telah menerima layanan MBG.
Pemerintah menilai keberlanjutan program ini penting untuk mendukung kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Karena itu, evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan akan terus dilakukan agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.
