Polda Jabar Gandeng Meta Kejar Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung yang Masih Buron

Polda Jawa Barat memperluas upaya pencarian terhadap Taufik Hidayat, pria yang diduga menyekap dan menganiaya seorang perempuan di Kabupaten Bandung selama bertahun-tahun. Dalam perkembangan terbaru, kepolisian menggandeng perusahaan teknologi Meta untuk membantu melacak jejak digital terduga pelaku yang hingga kini masih berstatus buron.
Langkah tersebut diambil setelah polisi menemukan indikasi bahwa pelaku masih aktif menggunakan sejumlah platform media sosial. Dengan dukungan Meta sebagai perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, aparat berharap dapat memperoleh informasi yang membantu mengungkap lokasi keberadaan tersangka secara lebih cepat dan akurat.
Kasus ini menjadi perhatian luas setelah korban berinisial YTR (29) ditemukan dalam kondisi mengenaskan di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Korban diduga mengalami penyekapan dan kekerasan selama kurang lebih tiga tahun. Saat ditemukan, perempuan tersebut mengalami luka berat di berbagai bagian tubuh, termasuk kerusakan serius pada area wajah dan gangguan penglihatan yang menyebabkan kebutaan pada kedua mata.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat kini terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang dialami korban. Selain mengumpulkan keterangan saksi dan keluarga korban, penyidik juga menelusuri aktivitas digital terduga pelaku yang diyakini dapat memberikan petunjuk mengenai lokasi persembunyiannya.
Kepolisian menyebut pelaku memiliki kemampuan berpindah-pindah lokasi sehingga menyulitkan proses penangkapan. Karena itu, pendekatan berbasis teknologi menjadi salah satu strategi yang ditempuh guna mempersempit ruang gerak tersangka. Pelacakan digital dinilai penting mengingat aktivitas komunikasi dan penggunaan media sosial sering meninggalkan jejak yang dapat dianalisis oleh penyidik.
Sementara itu, kondisi korban masih terus mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan tenaga medis. Saat ini korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dengan penanganan dari tim dokter spesialis mata, bedah, dan bedah plastik. Pemulihan diperkirakan berlangsung dalam waktu panjang mengingat beratnya cedera fisik yang dialami korban.
Kasus tersebut memicu keprihatinan publik karena dugaan kekerasan berlangsung dalam jangka waktu lama tanpa terungkap. Berbagai organisasi perlindungan perempuan turut mendorong aparat untuk segera menangkap pelaku dan memastikan korban memperoleh pendampingan hukum maupun psikologis yang memadai.
Polda Jawa Barat menegaskan pencarian terhadap Taufik Hidayat menjadi prioritas. Selain menggandeng Meta, kepolisian juga berkoordinasi dengan berbagai instansi dan kepolisian di daerah lain untuk memperluas jangkauan pencarian. Aparat berharap pelaku dapat segera diamankan sehingga proses hukum dapat berjalan dan korban memperoleh keadilan atas peristiwa yang dialaminya.
