Harga Pertamax Naik, Ekonom Waspadai Dampak terhadap Inflasi dan Daya Beli Masyarakat
2 mins read

Harga Pertamax Naik, Ekonom Waspadai Dampak terhadap Inflasi dan Daya Beli Masyarakat

Ilustrasi. Foto: Harga Pertamax Naik, Ekonom Waspadai Dampak terhadap Inflasi dan Daya Beli Masyarakat

Kenaikan harga bahan bakar nonsubsidi Pertamax kembali menjadi perhatian pelaku ekonomi. Para ekonom menilai perubahan harga tersebut berpotensi memengaruhi tingkat inflasi sekaligus menekan daya beli masyarakat apabila berlangsung dalam periode yang panjang.

Pertamax merupakan salah satu jenis BBM yang banyak digunakan oleh kendaraan pribadi dan sektor usaha tertentu. Karena itu, setiap kenaikan harga dapat memicu peningkatan biaya transportasi serta distribusi barang dan jasa di berbagai sektor ekonomi.

Menurut pengamat ekonomi, dampak langsung terhadap inflasi mungkin tidak terjadi secara drastis. Namun kenaikan harga energi tetap memiliki efek berantai yang dapat meningkatkan biaya operasional pelaku usaha. Dalam jangka menengah, kondisi tersebut berpotensi diteruskan ke harga barang konsumsi.

Selain inflasi, perhatian juga tertuju pada kemampuan belanja masyarakat. Ketika pengeluaran untuk transportasi meningkat, sebagian rumah tangga cenderung mengurangi konsumsi pada sektor lain. Situasi ini berisiko memengaruhi laju pertumbuhan konsumsi domestik yang selama ini menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional.

Meski demikian, sejumlah ekonom menilai dampak kenaikan Pertamax masih bergantung pada besaran penyesuaian harga serta kondisi ekonomi secara keseluruhan. Jika pendapatan masyarakat tetap tumbuh dan inflasi dapat dikendalikan, tekanan terhadap daya beli diperkirakan tidak akan terlalu besar.

Pemerintah dan pelaku pasar kini memantau perkembangan harga energi global yang menjadi salah satu faktor penentu harga BBM nonsubsidi. Stabilitas harga minyak dunia akan berpengaruh terhadap arah kebijakan energi dan kondisi inflasi nasional dalam beberapa bulan mendatang.

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.