Dolar AS Melemah ke Rp18.160, Rupiah Menguat pada Awal Perdagangan
2 mins read

Dolar AS Melemah ke Rp18.160, Rupiah Menguat pada Awal Perdagangan

Ilustrasi. Foto: Dolar AS melemah ke level Rp18.160 pada perdagangan 9 Juni 2026

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (9/6/2026). Berdasarkan data pasar, mata uang Negeri Paman Sam berada di level Rp18.160 atau turun sekitar 27 poin dibandingkan posisi sebelumnya. 

Pelemahan dolar AS ini memberikan ruang penguatan bagi rupiah setelah dalam beberapa hari terakhir nilai tukar domestik berada di bawah tekanan. Pergerakan kurs menjadi perhatian pelaku pasar karena terjadi setelah dolar sempat menembus area psikologis Rp18.000 dalam perdagangan pekan lalu. 

Mengacu pada data Bloomberg, posisi dolar AS pada pukul 09.10 WIB tercatat turun sekitar 0,15 persen. Kondisi tersebut menunjukkan adanya koreksi setelah mata uang AS mengalami penguatan signifikan terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah. 

Pergerakan kurs rupiah dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari sentimen global, arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, hingga perkembangan ekonomi domestik. Selain itu, dinamika geopolitik dan pergerakan arus modal asing juga menjadi faktor yang diperhatikan investor dalam menentukan posisi investasi mereka.

Beberapa hari sebelumnya, dolar AS bahkan sempat menyentuh level di atas Rp18.000 dan menjadi salah satu titik terlemah rupiah dalam beberapa waktu terakhir. Situasi tersebut memunculkan perhatian dari pelaku usaha karena dapat berdampak pada biaya impor, harga bahan baku, hingga tekanan inflasi. 

Meski demikian, pelemahan dolar pada perdagangan pagi ini memberikan sinyal positif bagi pasar keuangan domestik. Pelaku pasar kini menunggu data ekonomi lanjutan serta perkembangan global yang berpotensi menentukan arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.

Analis menilai volatilitas nilai tukar masih akan berlangsung seiring tingginya ketidakpastian ekonomi global. Karena itu, investor dan pelaku usaha diimbau tetap mencermati perkembangan pasar valuta asing dalam beberapa hari ke depan. 

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.